




TNl AL-Kodaeral IX (15/4/2026) | Guna memastikan kesiapsiagaan satuan dibawahnya yang berada di garis depan, Komandan Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Dankodaeral) lX, Laksmana Muda TNl Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. melaksanan inspeksi mendadak (Sidak) ke Markas Pangkalan TNl Angkatan Laut (Lanal) Tual yang berlokasi di Masrum, Pulau Dullah Selatan, Kota Tual, Maluku pada Selasa (14/4/2026).
Dalam sidak di Kota Tual tersebut, Dankodaeral IX menggunakan Pesud TNl Angkatan Laut CN235 -220 MPA P-8301 yang tengah melaksanakan Operasi Purla Tameng Papua-26 tahap ll yang dipiloti Mayor Laut (P) Wisnu Akbar.
Setibanya di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, rombongan Dankodaeral lX disambut langsung Komandan Lanal Tual Kolonel Laut (P) Andik Putro Wibowo bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.
Kunjungan strategis ini bukan sekadar seremoni. Kedatangan orang nomor satu di jajaran Kodaeral lX itu membawa pesan tegas : tidak ada ruang lengah dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.
Suasana penyambutan berlangsung hangat namun penuh nuansa strategis, mencerminkan soliditas lintas sektor di wilayah perbatasan laut tersebut.
Menariknya, kehadiran Dankodaeral IX Ambon kali ini menumpangi pesawat udara TNI AL jenis CN235-220 MPA yang tengah menjalankan misi operasi Patroli Laut (Purla) Tameng Papua-26—sebuah operasi vital dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan timur Indonesia yang dikenal rawan pelanggaran wilayah.
Di ruang VIP Bandara Karel Sadsuitubun, Dankodaeral IX juga berinteraksi dengan Forkopimda Tual. Momen ini sekaligus mempertegas pentingnya sinergi antara TNI AL dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan maritim yang semakin kompleks.
Namun inti dari kunjungan ini terletak pada agenda utama, yakni Sidak kesiapsiagaan Lanal Tual. Pemeriksaan ini mencakup kemampuan operasional, personel, hingga sarana prasarana dalam menjalankan tugas pokok TNI AL.
“Ini bukan sekadar kunjungan kerja. Ini adalah langkah konkret memastikan bahwa setiap unsur TNI AL di garis terdepan benar-benar siap menjalankan mandat negara,” demikian pesan kuat yang tersirat dari agenda tersebut.
Sebagai garda terdepan di wilayah perairan Maluku Tenggara dan Kota Tual, Lanal Tual memegang peran krusial dalam menjaga kedaulatan laut, menegakkan hukum di wilayah yurisdiksi nasional, serta mengantisipasi berbagai potensi ancaman maritim—mulai dari pelanggaran batas hingga aktivitas ilegal di laut.
Kehadiran langsung Dankodaeral IX menjadi sinyal tegas bahwa penguatan pertahanan laut di Indonesia timur bukan lagi wacana, melainkan prioritas nyata. Dalam dinamika geopolitik kawasan yang semakin kompleks, kesiapsiagaan armada laut menjadi benteng utama kedaulatan negara. (@Dispen kodaeral lX).



Tidak ada komentar:
Posting Komentar